Pengumuman:
Blog ini memaparkan perkembangan dan aktiviti-aktiviti terkini EzPayment2U. Untuk mengetahui tentang konsep penyelesaian hutang kad kredit atau membuat pengeluaran tunai ('Cash Advance') melalui kaedah Easy Payment Plan (EPP) - 0% Installment sila ke laman web rasmi EzPayment2U - http://www.ezpayment2u.com

Qurban Dahulu Atau Bayar Hutang?

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya ingin menanyakan beberapa permasalahan sbb: Mana yang harus diutamakan jika kita berniat untuk melakukan ibadah qurban (pada saat Idul Qurban) sementara kita masih memiliki hutang? Apakah harus melunasi hutang terlebih dahulu? Saya mengucapkan terima kasih atas jawaban yang ustadz berikan. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Jawaban:

Dalam masalah ini anda harus mendahulukan membayar hutang daripada menyembelih hewan qurban. Karena memotong hewan qurban merupakan ibadah sunnah untuk bertaqarrub kepada Allah. Sedangkan melunasi hutang merupakan kewajiban antar sesama manusia. Jadi ada dua alasan mengapa harus mendahulukan bayar hutang.

Pertama, karena bayar hutang itu wajib hukumnya, sedangkan menyembelih hewan qurban hukum asalnya sunnah. Kedua, karena bayar hutang itu hak adami yang harus dipenuhi, sedangkan menyembelih hewan qurban tidak terkait dengan hak adami. Selama belum terpenuhi, maka sampai mati pun masih menjadi tuntutan si pemilik harta dan akan menjadi masalah di dalam kubur karena masalah hutang ini.

Wallahu ‘alam bish-Showab. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sumber: SyariahOnline

 


BERKORBAN ATAU MEMBAYAR HUTANG

Bolehkah seorang yang dibebani hutang bank dan rakan berkorban sekali setahun demi tawaran pahalanya?.

Saya telah banyak mengulas berkenaan hutang dan pendirian Islam berkenaannya. Sila rujuk di sini. Justeru, untuk menentukan keutamaan samada menjelaskan hutang atau melakukan ibadah kurban kita perlu melihat kepada jenis hutang, tempoh janji bayaran semula dan kemampuan orang yang berhutang.

Jika ia adalah dari jenis hutang yang telah terancang pembayarannya seperti hutang bank dan selepas ditolak semuanya masih ada baki wang, tatkala itu individu tersebut sewajarnya melihat dan memikirkan berkenaan hutang tidak rasmi dari individu lain atau rakan-rakan serta tempoh yang dijanjikan.

Jika tempoh langsaian hutang masih jauh dan diyakini pendapatan akan datangnya boleh menampung semunya tanggungjawab wajib itu. Di ketika itu  barulah ibadah kurban menjadi utama untuk dilaksanakan.

Ia amat jelas kerana ibadah kurban hanya sunat muakkad sahaja menurut majoriti mazhab mankala langsai hutang dalam tempohnya adalah wajib.

Jika disebabkan oleh ingin berkorban sehingga menyebabkan rakan pemberi hutang pula ‘TERKORBAN’, hubungan persaudaraan ‘terkorban’, atau hingga menyebabkan pihak bank mengenakan penalti kerana lewat bayar, tidak wajar sama sekali untuk berkorban juga. Keutamaan tetap bagi pelangsaian hutang berbanding berkorban. Demikian pandangan ringkas saya.

Sumber: Ustaz Zaharuddin


Berqurban Dengan Meminjam Uang Di Koperasi
Pertanyaan:

Assalumu'alaikum wr.wb

Saya ingin menanyakan persoalan qurban,
ada beberapa teman saya yang ingin sekali melakukan qurban, namun mereka
tidak ada dana, sehingga mereka ingin meminjam uang di koperasi untuk
membili hewan qurban.
yang menjadi pertanyaan saya, boleh tidak hal ini dilakukan?
Terimakasih
Wassalamu'alaikum wr.wb

Rahma

Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin,
wa ba`du, 

Ibadah qurban itu hanya disunnahkan bagi mereka yang memang punya keluasan
rezeki. Sedangkan buat mereka yang kekurangan atau tidak punya keluasan
rezeki, maka tidaklah harus menyembelih hewan qurban. 

Islam itu agama yang mudah dan tidak membebankan kepada pemeluknya untuk
melakukan sebuah ibadah kecuali bila memang orang itu mampu melakukannya.
Misalnya zakat, dimana zakat itu tidak pernah diwajibkan kepada fakir miskin
yang tidak mampu. Sebaliknya, justru para fakir miskin itulah yang berhak
menerima zakat. 

Apabila teman Anda termasuk kalangan yang kurang mampu untuk membeli seekor
kambing untuk dijadikan hewan qurban, maka Allah SWT sama sekali tidak akan
pernah memintanya untuk menyembelih qurban. Sebab perintah ibadah ini hanya
berlaku buat mereka yang diberikan kelapangan dalam rezeki. 

Karena itu bila seseorang sampai memaksakan diri untuk bisa menyembelih
hewan qurban, apalagi sampai harus berhutang sana sini, maka sebenarnya bisa
dikatakan agak berlebihan. Sebab ibadah qurban itu tidak boleh diiringi rasa
riya?, rasa ingin dipuji, atau ingin dibilang setia kepada masjid yang
menyelenggarakan pemotongan dan sejenisnya. Lalu untuk itu, dari pada
dibilang pelit atau tidak loyal, maka berhutanglah kesana kesini. Tentu
sikap ini tidak terlalu bijaksana, sebab bukan demikian esensi ibadah
qurban. 

Lain halnya bila seseorang bekerja keras untuk menabung uangnya rupiah demi
rupiah agar tahun depan bisa ikut menyembelih hewan qurban, maka hal itu
tentu perlu dihargai. Tapi tetap saja tidak boleh sampai mengorbankan
kewajibannya dalam mencukupi kebutuhan kehidupan istri dan anak-anaknya.
Sebab memberi nafkah kepada keluarga hukumnya wajib. Sedangkan menyembelih
hewan qurban hukumnya sunnah atau sunnah muakkadah bagi mereka yang
kelebihan harta. 

Tapi bila seseorang terlanjur berniat lalu berhutang dan membeli kambing
untuk kurban, maka insya Allah qurbannya diterima Allah SWT dan secara hukum
tetap syah. 

Wallahu a`lam bishshowab. Wassalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sumber: Media Dakwah Yahoogroups

Qurban Atau Bayar Hutang, Mana Duluan?

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr wb.

Saya ingin menanyakan beberapa permasalahan sbb:
Mana yang harus diutamakan jika kita berniat untuk melakukan ibadah qurban
(pada saat Idul Qurban), sementara kita masih memiliki hutang? Apakah harus
melunasi hutang terlebih dahulu?.
Saya mengucapkan terima kasih atas jawaban yang ustadz berikan.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Yani

Jawaban:

Dalam masalah ini anda harus mendahulukan membayar hutang dari menyembelih
hewan qurban. Karena memotong hewan qurban merupakan ibadah sunnah untuk
bertaqarrub kepada Allah. Sedangkan melunasi hutang merupakan kewajiban
antar sesama manusia. Jadi ada dua alasan mengapa harus mendahulukan bayar
hutang. 

Pertama, karena bayar hutang itu wajib hukumnya, sedangkan menyembelih hewan
qurban hukum asalnya sunnah. 

Kedua, karena bayar hutang itu hak adami yang harus dipenuhi, sedangkan
menyembelih hewan qurban tidak terkait dengan hak adami. Selama belum
terpenuhi, maka sampai mati pun masih menjadi tuntutan si pemilik harta dan
akan menjadi masalah di dalam kubur karena masalah hutang ini. 

Wallahu a'lam bishshowab.
Sumber: Media Dakwah Yahoogroups

My comment:

Seksanya orang berhutang ni… Kat dunia nak buat ibadah seperti ibadah qurban dan haji pun susah  sebab kita berada dalam golongan yang tak mampu malah dipertanggungjawabkan pula untuk melunaskan hutang sedia ada sebab di atas setiap hutang itu ada hak-hak pihak tertentu atau insan tertentu yang kita kena tunaikan terlebih dahulu. Unless macam yang Ustaz Zaharuddin pesan, untuk hutang bank atau hutang peribadi contohnya yang telah menjadi tetap setiap bulan dan kemudian kita selesaikan hutang kita pada bulan tersebut dan kita bebas dari dikenakan interest, ada pula duit lebihan pada bulan tersebut, maka pada ketika itu boleh lah kita lakukan ibadah qurban.

Sebab tu lah kita kena segera tukarkan ‘outstanding balance’ kad kredit kita ke dalam bentuk Easy Installment Plan yang tiada interest pada setiap bulan daripada terus membayar ‘minimum payment’ dan ‘outstanding balance’ itu nanti dikenakan interest.

Insya Allah… EzPayment2U sekadar menjalankan tanggungjawab membantu rakan-rakan sekalian keluar dari institusi hutang yang ada interest yang boleh menjerumuskan kita ke dalam riba’… Allah sahaja lah yang berkuasa memberi taufik dan hidayah kepada rakan-rakan sekalian… Insya Allah…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Penulis blog adalah Consultant EPP yang terlatih dan berpengalaman lebih daripada 3 tahun. Bermula dengan kes beliau sendiri apabila beliau menghadapi masalah membayar hutang kad kredit dan daripada situ penulis telah mengambil inisiatif untuk mempelajari selok belok berkenaan penggunaan kad kredit.

Setelah beliau sendiri mengalami masalah keperitan hutang akibat kad kredit dan mempelajari selok belok penggunaan kad kredit serta kaedah EPP (Easy Payment Plan) - 0% interest sebagai kaedah penyelesaian hutang kad kredit akhirnya beliau tekad untuk menjadi Consultant EPP sepenuh masa.

Alhamdulillah, selama lebih tiga (3) tahun bergiat cergas dalam bidang EPP ini beliau telah membantu ramai pengguna kad kredit keluar dari perangkap dan keluar terus dari masalah yang membelenggu ini. Sesetengahnya pula ada yang telah berjaya hidup tanpa kad kredit dan tanpa hutang.

Untuk maklumat lanjut mengenai kaedah EPP yang ada disediakan di EzPayment2U, sila hubungi Consultant EPP di mobile / Whatsapp / Viber / GoChat / WeChat di 0193355399

Atau boleh juga hubungi di talian TM HomeLine (SOHO) di 0389275399
(Sekiranya anda juga adalah pengguna TM HomeLine maka anda boleh tinggalkan nombor talian anda untuk dihubungi kemudian di masa yang sesuai)

Facebook EzPayment2U - http://www.facebook.com/ezpayment2u
Facebook Profile - http://www.facebook.com/ssufian
Website Rasmi - http://www.ezpayment2u.com
Blog Rasmi - http://www.ezpayment2u.com/blog/

Untuk mendapatkan proposal PERCUMA, sila isikan maklumat kad kredit untuk pengiraan di http://www.ezpayment2u.com/borang.htm

Agent-agent seluruh negara diperlukan.

Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2014 EzPayment2U Blog Suffusion theme by Sayontan Sinha
Partly powered by CleverPlugins.com